Kepribadian melankolis bisa digambarkan sebagai orang yang serius, tenang, dan tertutup, namun cerdas dan kritis dalam berpikir. Orang dengan tipe kepribadian melankolis adalah ahli di dalam perencanaan dan analisis. Hidup mereka sangat teratur, suka kerapian, dan secara akademis umumnya tergolong orang yang pandai.

Dalam berpakaian orang melankolis memilik gaya dandanan yang rapi, sangat mementingkan padu-padan baik dalam warna maupun gaya, baginya penampilan adalah nomor satu. Semua hal selalu dipertimbangkan terlebih dulu oleh mereka.

Orang dengan tipe kepribadian melankolis biasanya akan sangat berhati-hati dengan kata-kata yang dikeluarkannya, begitu juga dengan tindakan yang dilakukannya. Ketika orang melankolis membuat janji dan tidak bisa menepatinya, maka mereka akan kecewa dengan dirinya sendiri.

Orang melankolis lebih menyukai kesendirian daripada harus berada di tengah keramaian, mereka mudah tersesat di tempat yang baru atau asing, dan terkadang agak penakut. Orang dengan tipe kepribadian melankolis mempunyai sifat sensitif, mudah terluka perasaannya, dan menginginkan segalanya selalu terjadi secara sempurna.

Mereka mempunyai kemampuan untuk berfikir secara analitis dan mendalam. Orang melankolis sangat berhati-hati dan cenderung suka curiga, karena mereka tidak suka membuat kesalahan. Orang dengan tipe kepribadian melankolis dapat menganalisa suatu keadaan jauh lebih baik dari pada tipe kepribadian lainnya.

Dengan sifat perfeksionisnya, orang melankolis dengan sangat mudah menyalahkan dirinya atas apa yang mungkin berjalan tidak sesuai dengan yang mereka rencanakan. Tidak jarang mereka mudah sekali mengalami tekanan karena standar tinggi yang ditetapkan oleh dirinya sendiri.

Sebagai sosok pribadi yang tekun, orang melankolis akan berusaha hingga maksimal untuk bisa menyelesaikan sesuatu hal yang telah dimulainya. Dalam pekerjaan, orang melankolis selalu berorientasi pada jadwal. Saat mereka memutuskan untuk memulai sesuatu hal maka orang melankolis akan melakukannya hingga tuntas.

Orang dengan tipe kepribadian melankolis sangat konsisten. Mereka hampir tidak pernah salah dalam menyampaikan suatu detail. Orang melankolis juga senang mengerjakan sesuatu dengan cara yang sama, seperti orang dengan tipe kepribadian plegmatis.

Prinsip orang melankolis, jika suatu cara telah berhasil digunakan mengapa harus mengubahnya? Mereka lebih suka dengan pekerjaan yang berulang, karena orang melankolis suka berpegang pada apa yang sudah mereka ketahui.

Sifat konsisten ini membuat orang dengan tipe kepribadian melankolis cenderung mengikuti apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang. Khususnya apabila cara yang mereka gunakan telah terbukti berhasil, maka orang melankolis cenderung tidak mau mengubahnya atau menggunakan cara lain.

Tetapi pada sisi baiknya, orang melankolis selalu ingin meningkatkan kinerjanya. Mereka punya banyak ide cemerlang untuk ditawarkan. Apabila orang melankolis merasa dapat memperbaiki suatu keadaan, maka mereka akan berusaha melakukan apa saja untuk memperbaiki keadaan tersebut.

Orang dengan tipe kepribadian melankolis adalah orang yang sangat berbakat. Mereka sangat cerdas dan salalu berpikir untuk mencari ide yang lebih baik. Orang melankolis tumbuh dengan mengembangkan gagasan yang telah ada, dan membuat gagasan itu menjadi lebih baik.

Orang melankolis bisa menjadi pendengar yang baik karena kemampuan analisanya yang detail terhadap orang disekitarnya. Tidak jarang seseorang yang mempunyai tipe kepribadian melankolis terkadang terlihat sebagai sosok yang pemurung karena berusaha menyembunyikan emosi dan perasaan yang dialaminya kini.

Kebiasaan perfeksionis membuatnya tidak pernah mau disalahkan atas apa yang terjadi. Mereka cenderung telah mempersiapkan ide untuk menyelesaikan semuanya bahkan mereka baru mau mengakui salah jika memang sesuatu hal tersebut bisa dibuktikan.

Meskipun demikian, orang dengan tipe kepribadian melankolis adalah individu yang cakap. Mereka memiliki kemampuan melihat di balik layar dan memahami apa yang sebenarnya terjadi. Karena ketajaman analisa dan tingkat ketelitiannya, orang melankolis bisa melihat hal-hal yang tidak disadari oleh kebanyakan orang.

Orang melankolis senang akan detail. Semakin detail informasi yang mereka dapatkan, mereka akan semakin senang. Orang melankolis juga sangat menyukai data, fakta, dan angka. Mereka dapat menghitung untung rugi dengan ketelitian yang sangat tinggi. Kemampuan seperti ini tidak dapat ditemukan pada tipe kepribadian-kepribadian lainnya.

Karena sikapnya yang perfeksionis, hal ini membuat orang dengan tipe kepribadian melankolis susah untuk bergaul dan bersosialisasi. Mereka cenderung menghindar dari keramaian karena orang melankolis ini cenderung meremehkan, dan tidak mudah percaya pula dengan orang lain sehingga kemungkinan untuk mencapai standar yang diinginkan sosok melankolis sangatlah susah.

Perasaan curiganya yang terlalu besar bisa membuatnya pesimis, sehingga sebagian besar pemikiran mereka mengartikan orang lain cenderung tidak akan mampu untuk memahaminya. Tidak jarang jika seorang melankolis sering dihinggapi perasaan stress dan depresi.

Orang melankolis seringkali berubah-ubah temperamennya. Mereka lebih sering memberikan reaksi daripada respons, dan orang melankolis cenderung bereaksi negatif apabila menemui suatu tantangan atau hambatan.

Orang dengan tipe kepribadian melankolis selalu terpusat pada dirinya sendiri. Mereka memiliki hasrat untuk selalu benar, sehingga orang melankolis akan tidak senang hati apabila mereka dikatakan telah melakukan suatu kesalahan.

Aspek tersulit dalam kehidupan orang melankolis adalah menghadapi cara mereka sendiri yang kritis dan negatif. Karena mereka lebih sering dikontrol oleh sikap kritis dan negatif ini. Meskipun orang melankolis sangat pintar, tetapi mereka cenderung melihat hal-hal yang salah daripada hal-hal yang benar.

Ketika melihat gelas berisi air hanya setengahnya, orang melankolis akan melihat itu sebagai gelas setengah kosong, bukan setengah penuh. Mereka seringkali memojokkan diri sendiri karena memberikan komentar tanpa melihat situasi. Dengan kata lain, kepribadian melankolis sering dikenal dengan sebutan pencari kesalahan.

Sosok melankolis biasanya jarang mempunyai teman karena mereka merupakan sosok yang sangat sulit untuk dibuat senang dengan hasil kerja orang lain. Menganggap apa yang dikerjakan orang lain tidak akan lebih baik dari hasil kerjanya, dan itu membuatnya kesulitan dalam menemukan teman yang mampu mengerti dan memahaminya.

Orang dengan tipe kepribadian melankolis ini jumlahnya cukup banyak di masyarakat. Namun bukan berarti kita tidak membutuhkan kepribadian dengan sosok ini di lingkungan bersosialisasi. Karena dibalik hal negatif tentu ada sisi positif yang juga dimilikinya. Tanpa orang melankolis kita tidak akan memiliki banyak karya seperti puisi, seni rupa, falsafah dan simfoni.

Nah, itu adalah beberapa hal yang mendeskripsikan orang dengan tipe kepribadian melankolis. Jumlah mereka dalam masyarakat berkisar 20% – 25% dari total populasi. Apalah kamu termasuk salah satunya? Ingin tahu tipe kepribadianmu? Coba tes kepribadian ini!

Semoga bermanfaat.

You have Successfully Subscribed!