Seringkali kita mendengar tentang orang yang mempunyai kepribadian ganda, tetapi sebenarnya banyak yang sudah mengetahui istilah ini tanpa mengerti bagaimana sebenarnya kepribadian ganda tersebut. Bagaimana cara kita bisa mengenali seseorang dengan kepribadian ganda?

Gangguan kepribadian ganda adalah kondisi di mana terdapat dua atau lebih kepribadian yang berbeda di dalam diri seseorang. Kepribadian ganda dikenal juga dengan sebutan gangguan identitas disosiatif (Dissociative Identity Disorder).

Sebenarnya, sebagian orang mungkin pernah mengalami disosiatif ringan, seperti melamun atau hilang arah ketika sedang mengerjakan sesuatu. Namun, kepribadian ganda adalah bentuk dari gangguan disosiatif yang sudah berat.

Kepribadian ganda seringkali disebut dengan penyakit mental atau penyakit psikologis, biasanya penyakit psikologis ini muncul karena adanya sebuah trauma atau juga rasa takut yang berlebihan sehingga kepribadian itu muncul sebagai tameng untuk si penderita tersebut.

Banyaknya kepribadian yang muncul dalam diri seseorang merupakan respons adaptif terhadap rasa sakit, takut, dan trauma yang luar biasa. Hal ini sebenarnya mirip dengan mekanisme pertahanan diri. Berikut ini adalah 10 tanda seseorang yang memiliki kepribadian ganda:

1. Tidak bisa mengingat waktu dengan jelas
Orang dengan kepribadian ganda seringkali tidak bisa mengingat waktu dengan jelas, hal ini disebabkan karena si penderita seringkali tidak menyadari jika waktu sedang berjalan. Biasanya mereka tidak mengetahui waktu, hari, dan tanggal dengan jelas.

2. Tidak sadar dengan hal yang dilakukannya
Orang dengan kepribadian ganda seringkali tidak sadar dengan hal apa yang sedang dilakukannya karena si penderita memiliki kepribadian lebih dari satu sehingga kepribadian yang banyak itulah yang membuat lupa hal yang sedang dilakukan kepribadian lainnya.

3. Memiliki trauma yang mendalam
Orang dengan kepribadian ganda biasanya pernah mengalami suatu trauma yang mendalam. Trauma yang mendalam tersebut bisa disebabkan oleh ketakutan yang dialami oleh si penderita baik secara fisik maupun emosional, dimana keadaan tersebut tidak bisa diterima oleh si penderita dan menjadi penyebab munculnya sebuah kepribadian yang lain.

4. Lupa dengan identitas diri sendiri
Orang dengan kepribadian ganda akan semakin lupa dengan identitas diri yang sebenarnya, karena faktor seringnya kepribadian yang lain itu muncul yang akan menyebabkan si penderita menjadi lupa dengan dirinya sendiri.

You have Successfully Subscribed!

Share This